Posted by : Moch Hasan Senin, 17 Juni 2013




     

     




  • perkembangan HIV menjadi  penyakit AIDS dalam tubuh manusia mulai dari awal terinfeksi adalah:
  1. HIV dapat masuk ke dalam tubuh melalui berbagai cara yaitu hubungan seksual, penggunaan narkoba suntik dan ibu yang HIV positif ke anaknya
  2. HIV mulai menyerang bagian dari sel darah putih yang disebut T sel. Target utamanya adalah salah satu jenis T sel yang disebug CD4+. T sel adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang bertugas untuk mengkoordinasikan pertahanan tubuh terhadap bakteri dan virus. Pertama kali masuk, HIV akan mendapat serangan sekuat tenaga dari sistem kekebalan tubuh sehingga banyak dari HIV yang mati. Inilah yang menyebabkan terjadinya " window period" yaitu bila orang tersebut di tes HIV maka hasilnya akan negatif karena HIV belum terdeteksi namun orang ini sudah dapat menularkan HIV.
  3. HIV akan memperbanyak dirinya dalam organ dan jaringan tubuh yang bertugas untuk memproduksi, menyimpan dan membawa sel darah putih. Pada saat ini, virus HIV belum masuk ke dalam aliran darah. Setelah virus HIV semakin banyak maka HIV dalam jumlah banyak akan memasuki aliran darah.
  4. Orang dengan HIV+ akan menjadi AIDS bila HIV terus menerus menyerang sistem kekebalan tubuh hingga sistem tersebut rusak. Ketika sistem kekebalan tubuh dirusak, CD4+ juga dirusak dan mati, maka orang akan kekurangan CD4+ yang sehat. Tanpa CD4+, tubuh akan sangat rentan terhadap masuknya infeksi oportunistik, Infeksi oportunistik adalah infeksi yang tidak dapat menyebabkan penyakit pada orang yang sehat, seperti Pneumocystic Carinii Pneumonia (PCP), Diare hebat, dan lain lai


  • Cara Pencegahan Penyakit HIV - AIDS
  1. Tidak mengkonsumsi narkoba. Terutama narkoba suntik. mengapa narkoba suntik? karena pada umumnya kita jika melakukan narkoba suntik hanya memiliki satu jarum suntik, sehingga satu buah jarum suntik dipakai untuk banyakan (massal). Sehingga bisa saja di antara mereka memiliki penyakit HIV - AIDS sehingga tertular deh ke semua nya. Namun apapun jenis narkobanya dapat memberikan pengaruh buruk bagi tubuh kita.
  2. Selain menggunakan jarum suntik tidak steril bergantian dengan orang lain. Berlaku juga untuk tidak menggunakan alat tindik anting, tato secara bersama dengan orang lain.
  3. Tidak melakukan hubungan seksual tidak aman dengan pasangan yang telah terinfeksi.
  4. Dari ibu yang positif dapat menularkan kepada bayinya ketika dalam kandungan, saat pesalinan atau pun pada masa menyusui. Konsumsi ARV secara teratur oleh ibu hamil yang telah terinfeksi ditemukan dapat mengurangi kemungkinan tertularnya bayi yang ada dalam kandungan. Lalu apakah kalian sudah mengetahui apa arti dari ARV? ARV merupakan singkatan dari antiretroviral adalah suatu obat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, dan agar penderita HIV tetap hidup, dia harus mengkonsumsi obat tersebut seumur hidupnya. Namun tetap saja, obat ini tidak akan menyembuhkan penyakit HIV - AIDS, melainkan meningkatkan daya tahan tubuh saja
  5. Memastikan transfusi darah dari orang yang tidak terinfeksi. Pada saat ini, PMI telah memeriksa kualitas darah transfusi yang mereka kelola.
  6. Mengetahui informasi tentang HIV - AIDS dengan benar


BAHAYA AIDS

   AIDS adalah penyakit yang paling ditakuti pada saat ini. Karena tidak ada obat untuk menyempuhkan penderita penyakit ini. VIRUS HIV yang menyebabkan penyakit ini, merusak sistem pertahanan tubuh (sistem imun), sehingga orang-orang yang menderita penyakit ini kemampuan untuk mempertahankan dirinya dari serangan penyakit menjadi berkurang. Seseorang yang positif mengidap HIV, belum tentu mengidap AIDS. Demi masa depan yang indah, maka menjaga diri sendiri baik-baik. Tahu apa yang harus kita lakukan & apa yang jangan kita lakukan. POLA HIDUP SEHAT adalah pondasi yang kuat untuk masa depan kita.

    Penderita AIDS di seluruh dunia semakin menaik. Ini adalah salah satu penyakit yang sangat   berbahaya. Sampai sekarang masih belum ada obat untuk mengobati penyakit ini. Maka dari itu, kita perlu mengetahui & selalu mewaspadainya setiap saat.
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency.Syndrome adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya .

Virusnya yang bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.
Penyakit ini sangat berbahaya bagi kita. Disekitar lingkungan hidup kita, ini perlu untuk di waspadai. Jika kita ketahui bahwa HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Pada saat ini jumlah penderita HIV/AIDS di Jakarta sekitar 1.238 jiwa, dengan spesifikasi 787 HIV dan 451 AIDS.
Cara mencegah masuknya HIV atau AIDS secara umum di antaranya dengan membiasakan hidup sehat, yaitu mengkonsumsi makanan sehat, berolah raga, dan melakukan pergaulan yang sehat.
Beberapa tindakan untuk menghindari dari HIV atau AIDS antara lain:
Hindarkan hubungan seksual diluar nikah dan usahakan hanya berhubungan dengan satu pasangan seksual.
Pergunakan selalu kondom, terutama bagi kelompok perilaku resiko tinggi.
Seorang ibu yang darahnya telah diperiksa dan ternyata positif HIV sebaiknya jangan hamil, karena bisa memindahkan virusnya kepada janin yang dikandungnya. Akan bila berkeinginan hamil hendaknya selalu berkonsultasi dengan dokter.
Orang-orang yang tergolong pada kelompok perilaku resiko tinggi hendaknya tidak menjadi donor darah.
Penggunaan jarum suntik dan alat tusuk lainnya seperti; akupunktur, jarum tatto, jarum tindik, hendaknya hanya sekali pakai dan harus terjamin sterilitasnya.
Jauhi narkoba, karena sudah terbukti bahwa penyebaran HIV atau AIDS di kalangan panasun (pengguna narkoba suntik) 3-5 kali lebih cepat dibanding perilaku risiko lainnya. Di Kampung Bali Jakarta 9 dari 10 penasun positif HIV.

Walau semakin banyaknya manusia yang terserang penyakit ini, namun kita tidak perlu menjahuinya, kita tetap menghormatinya agar mereka tetap bisa hidup yang seperti kita. Oleh sebab itu,
kita perlu ketahui bahwa HIV atau AIDS tidak menular melalui:
>Bekerja bersama orang yang terkena infeksi HIV.
>Gigitan nyamuk atau serangga lain.
>Sentuhan tangan atau saling pelukan.
>Hubungan Seks dengan menggunakan kondom.
>Penggunaan alat makan bersama.
>Penggunaan toilet bersama.
>Semprotan bersin atau batuk.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Moch Hasan Slamert - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -